Sambutan Paus Fransiskus Kepada Para Peserta Kapitel General Kongregasi Sengsara Yesus Kristus (Pasionis)

Author | Kamis, 25 Oktober 2018 08:43 | Dibaca : : 500
Sambutan Paus Fransiskus Kepada Para Peserta Kapitel General Kongregasi Sengsara Yesus Kristus (Pasionis) di Aula Consistory, Senin, 22 Oktober 2018 Sambutan Paus Fransiskus Kepada Para Peserta Kapitel General Kongregasi Sengsara Yesus Kristus (Pasionis) di Aula Consistory, Senin, 22 Oktober 2018

Aula Consistory

Senin, 22 Oktober 2018

 

Saudara-Saudara terkasih,

Saya senang bertemu dengan Anda pada kesempatan Kapitel Umum Anda dan saya berterima kasih kepada Superior untuk kata-katanya. Hari-hari ini, refleksi-refleksi Anda telah dituntun oleh tema "Memperbarui Misi kita : syukur, nubuat (kesaksian) dan harapan". Tiga kata ini : syukur, kesaksian, dan harapan mengungkapkan semangat Anda untuk menggerakkan Kongregasi Anda untuk pembaruan misi. Selain telah memilih kuria baru, Anda juga telah membicarakan langkah baru untuk pembinaan berkelanjutan bagi komunitas-komunitas Anda, yang berakar pada pengalaman kehidupan sehari-hari; dan Anda juga bermaksud untuk melihat metodologi pastoral baru dalam pendekatan Anda kepada generasi muda.

Pendiri Anda, Santo Paulus dari Salib, memberikan kepada dirinya dan kepada para pengikutnya motto ini : "Semoga Sengsara Yesus Kristus selalu berada di hati kita." Penulis biografi pertamanya, St. Vinsensius Maria Strambi, berkata tentang dia : "Nyata bahwa Allah yang Maha Kuasa telah memilih Pater Paulus, dengan cara khusus, untuk mengajar orang bagaimana mencari Dia di dalam batin mereka sendiri." St. Paulus dari Salib menginginkan komunitas Anda menjadi sekolah doa, di mana mereka dapat mengalami Tuhan. Kesuciannya sendiri telah hidup di antara kegelapan dan kesedihan, tetapi juga dengan sukacita dan kedamaian yang telah menyentuh hati mereka yang bertemu dengan dia.

Inti dari hidup dan misi Anda adalah Sengsara Yesus, yang digambarkan Pendiri sebagai "karya terbesar dan teragung dari cinta kasih Allah" (Surat II, 499). Kaul itulah yang membedakan Anda, di mana Anda membaktikan diri untuk tetap menghidupkan kenangan akan Sengsara Yesus, dan menempatkan Anda di kaki salib, dari mana muncul penyembuhan dan rekonsiliasi dari cinta kasih Allah. Saya mengharapkan Anda untuk menjadi pelayan penyembuhan dan rekonsiliasi spiritual, yang sangat dibutuhkan di dunia saat ini, yang ditandai dengan penderitaan lama dan baru. Konstitusi Anda memanggil Anda untuk mendedikasikan diri Anda kepada "menginjil dan ... pembaruan pewartaan kepada orang-orang percaya, terutama orang-orang miskin di daerah terpencil dan yang terabaikan" (Konst. 70). Kedekatan Anda dengan umat, diekspresikan secara tradisional melalui misi populer, bimbingan rohani dan sakramen Tobat, adalah kesaksian yang berharga. Gereja membutuhkan pelayan yang berbicara dengan lembut, mendengarkan tanpa menghakimi dan menerima dengan belas kasihan.

Gereja saat ini sangat merasakan panggilan untuk keluar dari dirinya sendiri dan pergi ke pinggiran, baik geografis dan eksistensial. Komitmen Anda untuk merangkul mis baru di daerah terpencil tidak hanya menyiratkan pergi ke wilayah baru untuk membawa Injil, tetapi juga mengatasi tantangan baru di zaman kita, seperti migrasi, sekularisme dan dunia digital. Ini berarti Anda menghadirkan diri dalam situasi itu di mana orang-orang merasakan ketiadaan Tuhan, dan mencoba untuk dekat dengan mereka yang, dengan cara atau bentuk apa pun, sedang menderita.

Di zaman perubahan ini, yang lebih merupakan perubahan zaman, Anda dipanggil untuk memperhatikan kehadiran dan tindakan Roh Kudus, dan membaca tanda-tanda zaman. Situasi baru membutuhkan jawaban baru. Santo Paulus dari Salib sangat kreatif dalam menanggapi kebutuhan zamannya, mengenali-sebagaimana dia katakan dalam Regula-bahwa "cinta Allah itu unik dan dibuktikan tidak begitu banyak oleh kata-kata, tetapi oleh perbuatan dan teladan dari mereka yang mencintai" (Regula 1775, XVI). Kesetiaan kreatif pada kharisma Anda akan memungkinkan Anda untuk menanggapi kebutuhan orang-orang zaman ini, dan tetap dekat dengan Kristus yang menderita untuk membawa kehadiran-Nya ke dunia yang sedang menderita.

Kongregasi Anda telah memberikan banyak teladan kekudusan kepada umat Allah. Kita ingat St. Gabriel Bunda Berdukacita, seorang pemuda yang mengikuti Kristus dengan gembira dan terus berbicara kepada orang-orang muda zaman ini. Kesaksian Para Santo dan Beato dari keluarga religius Anda memanifestasikan hasil kharisma Anda dan menawarkan model yang menginspirasi Anda dalam pilihan-pilihan kerasulan Anda. Kekuatan dan kesederhanaan dari pesan Anda, yang merupakan kasih Allah yang diwahyukan di atas kayu salib, masih dapat berbicara kepada manusia zaman ini yang telah belajar untuk tidak mempercayai kata-kata sendiri dan yang diyakinkan hanya oleh fakta. Bagi banyak orang muda yang sedang mencari Tuhan, Sengsara Yesus bisa menjadi sumber harapan dan keberanian, yang menunjukkan kepada mereka bahwa semua orang dicintai secara pribadi dan total. Semoga kesaksian dan kerasulan Anda terus memperkaya Gereja, dan semoga Anda selalu tetap dekat dengan Kristus yang disalibkan dan dengan umat-Nya yang menderita.

Semoga Berkat Apostolik, yang sekarang saya berikan kepada Anda para kapitularis dan kepada seluruh keluarga Passionis, menemani Anda dalam perjalanan Anda. Mohon untuk tidak lupa berdoa bagiku.

Terima kasih.

 

Fransiskus

 

Paus

P.Avensius Rosis,CP

Ditahbiskan menjadi imam dalam Kongregasi Pasionis pada 18 Agustus 2009 di Gereja Katedral Jakarta. Februari 2016 - Juli 2017 berada di Melbourne, Australia. Sekarang bertugas mendampingi para Novis Pasionis di Biara Santo Gabriel dari Bunda Berdukacita, Batu, Malang. | Profil Selengkapnya

www.gemapasionis.org | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Leave a comment