Beato Dominikus Barberi Dari Bunda Allah

Author | Rabu, 18 Januari 2017 22:19 | Dibaca : : 1118
Beato Dominikus Barberi dari Bunda Allah Beato Dominikus Barberi dari Bunda Allah foto : passiochristi.org

Beato Dominikus Barberi dari Bunda Allah lahir dari keluarga pertanian yang taat pada tahun 1792 di Viterbo, Italia. Pada usia 22 tahun, ia mengalami panggilan Allah untuk kerasulan. Ia meninggalkan pekerjaannya di pertanian dan masuk Pasionis di mana ia mencurahkan pikiran dan hati serta seluruh hidupnya. Setelah ia ditahbiskan menjadi Imam pada tahun 1818, ia menjadi pembimbing spiritual, mengajar, mewartakan Sabda dan menulis banyak karya filosofis, teologis dan kotbah.

Dipenuhi dengan semangat Santo Paulus dari Salib, ia meninggalkan Italia dan pergi ke Belgia. Di sana ia mendirikan Pasionis pada tahun 1840 dan kemudian di Inggris pada tahun 1842. Pada saat itu Ia menanggapi panggilan Ilahi yang selalu bersamanya untuk berjuang bagi persatuan umat kristen di Inggris.

Dalam waktu delapan tahun ia telah mendirikan empat Komunitas Pasionis dan melakukan sebuah kerasulan yang luas dengan mewartakan Sabda Salib dan Retret Sengsara Yesus di seluruh negeri. Tulisan-tulisan dan kekudusan pribadinya membawa banyak orang  kepada iman; dan salah satu yang paling menonjol di antara orang-orang yang diterima ke dalam Gereja itu adalah John Henry Newman.

Dominikus Barberi meninggal di Reading pada tanggal 17 Agustus 1849 di usianya yang ke-57. Dia dinyatakan Beato oleh Paus Paulus VI dalam Konsili Vatikan II pada 23 Oktober 1963.

 

DOA

Ya Allah, yang dengan penuh kasih mengangkat Beato Dominikus ke puncak kesucian. Engkau telah memanggil Beato Dominikus untuk mengembangkan semangat kerasulan dan kesaksian hidup untuk menghimpun kembali ‘saudara-saudara terpisah’ ke pangkuan Gereja Katolik. Berilah kami rahmat kebajikan sejati, agar kami mampu meneladani semangat Beato Dominikus untuk menciptakan persatuan semua orang Kristen dalam satu wadah, di bawah satu Gembala. Semoga melalui perantaraannya kami memperoleh kerendahan hati untuk memahami kehendak-Mu. Demi Kristus Tuhan dan Pengantara kami.

Amin.                

Bapa Kami, Salam Maria, Kemuliaan (3 kali).

P.Avensius Rosis,CP

Ditahbiskan menjadi imam dalam Kongregasi Pasionis pada 18 Agustus 2009 di Gereja Katedral Jakarta. Februari 2016 - Juli 2017 berada di Melbourne, Australia. Sekarang bertugas mendampingi para Novis Pasionis di Biara Santo Gabriel dari Bunda Berdukacita, Batu, Malang. | Profil Selengkapnya

www.gemapasionis.org | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Leave a comment