Mempersiapkan Jalan Bagi Tuhan - Refleksi Minggu Adven II, 10 Desember 2017

Author | Senin, 11 Desember 2017 13:21 | Dibaca : : 1200
Mempersiapkan Jalan Bagi Tuhan - Refleksi Minggu Adven II, 10 Desember 2017

Bacaan 1 : Yes 40 : 1 - 5; 9 - 11
Bacaan 2 : 2 Petrus 3:8 - 14 
Bacaan Injil : Markus 1 : 1 – 8 

Injil adalah kabar baik dari Tuhan, berita tentang Tuhan, tentang kita, tentang semangat hidup dan pengharapan. Berita bahwa Allah kita ada bersama kita dan Ia ingin membaharui kita menjadi lebih baik.

Agar Tuhan hadir bagi kita dan memperbaharui diri kita sangat dibutuhkan kerja sama kita dengan-Nya. Yohanes Pembaptis memberi tahu kita apa yang dapat kita lakukan untuk menunjukkan kerjasama kita dengan Tuhan. Yang pertama dan terutama adalah pertobatan. Pertobatan tidak saja sampai pada penyesalan sejati atas dosa-dosa kita. Pertobatan sejati membutuhkan perubahan, tentang bagaimana kita memikirkan diri kita sendiri dan bagaimana kita berelasi dengan orang lain. Pertobatan sejati, pada kenyataannya, membutuhkan perubahan menyeluruh dalam cara berpikir, merasakan, menghargai, berbicara dan bertindak dalam hidup kita. Ini melibatkan usaha kita untuk mengambil pikiran dan hati Yesus. Pertobatan sejati, kata Yohanes juga, menuntut tanda-tanda lahiriah. Dia mengatakan kepada para pendengarnya untuk menunjukkan pertobatan mereka dengan membiarkan dosa-dosa mereka terbuang di Sungai Yordan untuk mendapatkan kehidupan, kehidupan baru, cara hidup baru yang lebih baik.

Mempersiapkan jalan bagi Tuhan seperti yang disampaikan Yohanes Pembaptis menuntut dari kita semangat untuk bekerja sama dengan Tuhan.

Di zaman kuno, mempersiapkan kunjungan seorang raja ke salah satu kota sama tuntutannya. Raja akan mengirim utusannya untuk memerintah rakyat supaya mereka memperbaiki jalan, menutupi lubang-lubang, meratakan dan menghaluskan jalan itu sehingga perjalanan sang raja dengan keretanya bebas dari masalah.

Gambaran inilah yang digunakan Markus untuk menggambarkan misi Yohanes Pembaptis. Kepada ratusan orang yang berbondong-bondong datang kepadanya di tepi Sungai Yordan dari kota dan desa dia berkata: 'Raja akan datang, jadi perbaiki hidupmu, dan perbaiki itu sekarang juga.'

Hari ini, seiring dengan hari-hari menjelang awal perayaan kedatangan Kristus yang pertama kali ke dunia di Betlehem dan sampai hari ketika Dia akan kembali ke bumi pada akhir zaman, kita memiliki tugas ganda: 1. untuk bersukacita dan menyatakan terimakasih bahwa kita tidak menyelamatkan diri kita sendiri, tetapi bahwa Yesus, Anak Allah akan datang untuk menyelamatkan kita, dan 2. dengan bantuan kehadiran dan rahmat-Nya yang kuat kepada kita, kita mempunyai tugas untuk mengisi lubang-lubang jalan hidup kita, meratakan dan menghapus blok-blok jalan yang menghalangi pekerjaan Tuhan untuk menyelamatkan, mengubah dan memperbarui hidup kita.

Semoga kita selalu terbuka akan rahmat Tuhan dan membiarkan rahmat Tuhan memimpin siang-siang dan malam-malam di kehidupan kita sepanjang masa Adven ini.

Salam Passion.

 

“Semoga Sengsara Yesus Kristus Selalu Hidup di Hati Kita”

 

P.Avensius Rosis,CP

Ditahbiskan menjadi imam dalam Kongregasi Pasionis pada 18 Agustus 2009 di Gereja Katedral Jakarta. Februari 2016 - Juli 2017 berada di Melbourne, Australia. Sekarang bertugas mendampingi para Novis Pasionis di Biara Santo Gabriel dari Bunda Berdukacita, Batu, Malang. | Profil Selengkapnya

www.gemapasionis.org | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Leave a comment