Pusat Spiritualitas Pasionis Nilo

Author | Selasa, 26 Mei 2020 12:30 | Dibaca : : 215
Patung Maria Bunda Segala Bangsa Nilo Patung Maria Bunda Segala Bangsa Nilo

Selamat Datang....

Saat ini, geliat dunia menuntut umat manusia untuk bergerak semakin cepat dan bersaing dengan ketat. Banyak orang menjadi terengah-engah dan cepat lelah, apabila hanya menyandarkan diri pada hal-hal lahiriah. Karena itu, kita butuh saat istrahat. Kita perlu berhenti sejenak agar tubuh, pikiran dan jiwa kita disegarkan kembali.

Tepat sekali, jika pada kesempatan jedah itu, kita datang ke sebuah oase yang akan menyegarkan tubuh dan pikiran sekaligus memberi perhatian pada jiwa dan roh kita. Dengan mengolah pengalaman hidup harian, bekerja sama dengan daya ilahi yang dicurahkan, tubuh, jiwa dan roh kita akan dibantu untuk kembali mencapai keseimbangan yang menyehatkan.

Kongregasi Pasionis menyelenggarakan Pusat Spiritualitas Pasionis, selanjutnya disingkat PSP, dengan Rumah Rohani yang dilengkapi dengan tempat ziarah (Tempat Ziarah Maria Bunda Segala Bangsa Nilo, Salib Kristus di Bukit Golgota Nilo, Stasi-stasi Jalan Salib di Sepanjang Kampung Nilo) untuk hadir sebagai oase. Pelayanan Rumah PSP Mater Sanctae Spei sedapat mungkin hendak menjawab kebutuhan Anda untuk kembali seimbang tubuh, jiwa dan roh.

Berbagai kegiatan rohani sangat mungkin diselenggarakan di sini, seperti rekoleksi, retret, refreshing, course, pendalaman rohani, manajemen diri, maupun outbound rohani. Semua itu mungkin dilaksanakan tentu karena daya dukung pelayanan, fasilitas, dan lokasinya yang strategis. Berada di Nilo, kampung indah di puncak gunung Nilo, Rumah PSP Mater Sanctae Spei menyajikan udara pegunungan yang segar, pemandangan alam yang mempesona dan keheningan yang terjaga. Selain itu, Rumah PSP Mater Sanctae Spei cukup strategis, mudah dijangkau dari dan ke beberapa tempat wisata, baik wisata rohani maupun wisata alam di sekitar Kabupaten Sikka dan Flores umumnya.

Dengan kesederhanaan, keramah-tamahan, keheningan, kesejukan dan keasriannya, Rumah PSP Mater Sanctae Spei merupakan oase yang tepat bagi Anda, yang rindu bertumbuh secara spiritual. 

Selamat datang di Rumah PSP Mater Sanctae Spei.

  

Selayang Pandang Pasionis Indonesia

Pasionis adalah salah satu Kongregasi dalam Gereja Katolik, yang didirikan oleh St. Paulus dari Salib, seorang Italia. Kongregasi ini berpusat di Roma dan telah menyebar ke berbagai negara di dunia termasuk Indonesia. Kongregasi Pasionis yang selanjutnya disingkat dengan CP masuk Indonesia pada tahun 1946, berkarya di Keuskupan Ketapang dan Keuskupan Sanggau – Kalimantan Barat. Tiga misionaris yang datang ke Indonesia berasal dari Belanda. Kemudian disusul oleh misionaris Italia pada tahun 1962. Di Indonesia terbentuk satu propinsi dengan nama "Maria Ratu Damai " yang berpusat di Jakarta. Kini CP sudah berkarya di beberapa keuskupan: Ketapang, Sanggau, Pontianak,  Malang, Jakarta,  Sintang, Palangkaraya, Banjarmasin, Tanjung Karang, Maumere, Larantuka dan Ende.

Spiritualitas CP adalah kenangan terus-menerus akan Sengsara Yesus. Memoria Pasionis menjadi kaul pertama yang diikrarkan oleh para anggota Pasionis selain kaul kemurnian, ketaatan dan kemiskinan. Dengan kata lain Pasionis berspiritualitaskan Salib Kristus. Tujuan utama para Pasionis adalah merenungkan, menghayati dan mewartakan sabda salib kepada dunia.

Karya misioner Pasionis kerap dilakukan lewat retret, rekoleksi, bimbingan rohani, misa, meditasi  dan pelayananan sakramen lainnya kepada umat. Kegiatan-kegiatan tersebut biasa ditempuh lewat pelayanan retret umat di Pusat Spiritualitas Pasionis dan misi umat/misi populer. Pelayanan retret kepada peserta retret di Pusat Spiritualitas Pasionis dilakukan oleh para pasionis dengan menghadirkan tim retret Pasionis yang beranggotakan 2-3 imam dan Bruder agar pendampingan dapat lebih maksimal. Sedangkan, misi populer  diadakan oleh para Pasionis di salah satu stasi atau lingkungan dengan menghadirkan tim misi Pasionis yang berjumlah 8-16 imam dan Bruder, selama sepekan atas restu uskup dan pastor paroki setempat.  

         

Rumah Pusat Spiritualitas Pasionis “Mater  Sanctae  Spei”

 

Arti Nama

Mater Sanctae Spei berasal dari  bahasa Latin yang dalam bahasa Indonesia memiliki makna Bunda Pengharapan Suci.

 

Berdasarkan arti nama itu, Rumah PSP Mater Sanctae Spei mengemban visi dan misi sebagai berikut:

Visi

Menjadi Tanda dan Sarana Kehadiran Allah yang menyelamatkan melalui spiritualitas PER MARIAM AD IESUM (Melalui Maria sampai kepada Yesus).

Misi

1. Menghadirkan cinta kasih Allah yang menyelamatkan melalui pelayanan.

2. Menciptakan suasana edukatif, relektif, dan introspektif melalui Sekolah Maria Bunda Pengharapan Suci dan Sekolah Yesus Tersalib.

3. Menumbuhkan kedewasaan dan militansi iman di tengah umat kristiani.

4. Menemukan kekuatan rohani dalam menjalani roda kehidupan sehari-hari.

Di samping berlatarbelakang pada spiritualitas kongregasi, pembangunan rumah Pusat Spiritualitas Pasionis di Nilo juga dilatarbelakang oleh kebutuhan rohani Gereja Lokal. Kongregasi melihat bahwa umat di Flores pada khususnya di Nusa Tenggara Timur pada umumnya sangat membutuhkan sarana rohani seperti  ini.

Menangggapi kebutuhan Gereja Lokal, maka kongres CP Indonesia tahun 1998 menyepakati penyebaran karya misioner ke wilayah Timur Indonesia.  Flores menjadi sentral penyebarannya, dan Maumere khususnya Nilo menjadi pilihan utama. Maka, P. Gabriel Luigi Antonelli, CP  yang waktu itu terpilih menjadi vikarius mulai mengatur strategi. Hal pertama yang ditempuh adalah pendekatan dengan Bapak Uskup Agung Ende, yang kalah itu dijabat oleh Mgr Abdon Longinus da Cunha, Pr (almarum) untuk memohon restu. P. Paulus Aureli, CP  diutus ke Flores menemui Bapak Uskup untuk membicarakan hal-hal penting yang terkait dengan rencana kehadiran dan karya Kongregasi Pasionis di Flores. Pembicaraan P. Paulus Aureli, CP dengan Bapak Uskup Agung Ende membuahkan hasil positif dengan diijinkannya Kongregasi Pasionis memulai apa yang telah direncanakan. Setelah mendapat restu dari Bapak Uskup, Kongregasi Pasionis melalui P. Gabriel Antonelli, CP memulai pembangunan pada tahun 2002. Pembangunan PSP Nilo berlangsung berkat kerja sama yang baik dengan Bapak Suitbertus Amandus sekeluarga, masyarakat Nilo, para donatur, beberapa kolega dari Maumere, Pemda Sikka, DPRD Sikka, Keuskupan Agung Ende/Keuskupan Maumere dan beberapa pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan ini.

Pembangunan Pusat Spiritualitas (PSP) Nilo bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup rohani umat. Di sini umat dapat menimbah kekuatan yang bersumber dari spiritualitas Pasionis: Sengsara, Wafat dan Kebangkitan Kristus; serta dari Kedukaan Bunda Maria dan Kemuliaannya sebagai Bunda Segala Bangsa. Selain itu, pembangunan PSP Nilo juga bertujuan untuk memberdayakan umat dan memberi pelatihan guna meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Rumah PSP Nilo terdiri dari 6 unit: ruang tidur, aula, ruang makan, kapel, ruang meditasi, kantor, serta unit untuk para Pastor, Bruder dan karyawan/i. Rumah PSPNilo memiliki keistimewaan tata ruang karena ruangan-ruangan yang terpisah, namun berdekatan satu dengan yang lain. Berikut tata ruang Rumah PSP Mater Sanctae Spei:

  1. Kamar tidur

Kamar tidur terdapat 2 unit: unit putra dan unit putri. Setiap unit terdari atas 5 kamar dilengkapi dengan tempat tidur dan lemari kecil untuk pakaian. Daya tampung setiap unit adalah 34 orang. Dari 5 kamar di setiap unit terdapat 3 kamar dengan masing-masing 6 tempat tidur, sedang 2 kamar lainnya masing-masing 8 tempat tidur. Setiap unit dilengkapi 6 kamar mandi dan wc serta 1 ruang jemur.

  1. Aula pertemuan

Aula pertemuan tidak begitu luas namun telah ditata sedemikian rupa sehingga memungkinkan peserta menjani kegiatan dengan baik. Daya tampung aula pertemuan lebih kurang 125 orang. Aula pertemuan ini telah dilengkapi dengan sound system, alat musik dan layar LCD.

  1. Kamar makan

Ruang makan terletak di belakang aula pertemuan, berdaya tampung 150 orang. Ruang makan dilengkapi dengan meja dan kursi. Untuk memperindah ruangan, di bagian dinding kamar makan ditempatkan beberapa gambar kudus dan tulisan-tulisan rohani yang membantu refleksi.

  1. Kapela

Kapela terletak di lantai dasar dengan model ruangan yang sederhana namun taratur, sehingga mendukung suasana rohani para peserta retret. Kapela ini berdaya tampung 150 orang. Di bagian depan belakang panti imam terdapat ruangan sakristi sekaligus dapat dipakai sebagai ruang pengakuan dosa untuk peserta retret.

  1. Ruang meditasi

Ruang meditasi terletak bersebelahan dengan kapela. Ruang meditasi dengan karpet dan bantal meditasi yang ditata rapih telah dilengkapi dengan lampu meditasi dan Salib serta alunan musik meditasi memungkinkan para peserta retret masuk dalam keheningan di hadapan Allah.

  1. Kantor

Kantor merupakan ruang konsultasi dengan pimpinanan rumah retret atau para pater Pasionis lainnya dan juga untuk urusan yang menyangkut administrasi.

  1. Unit para Pastor dan pembimbing retret

Rumah PSP juga memiliki unit untuk para pastor yang melayani rumah PSP dan para pendamping retret dari luar tim retret Pasionis yang diminta oleh peserta retret.

 

Layanan dan Fasilitas Pendukung

Pelayanan Rumah PSP Mater Sanctae Spei diharapkan dapat menghadirkan cinta kasih Allah yang menyelamatkan bagi anak-anak, kaum muda, para pendidik, dan umat Allah pada umumnya. Karena itu, suasana lingkungan Rumah PSP Mater Sanctae Spei ditata sedemikian rupa agar dapat menolong setiap pribadi yang datang untuk terhubung dengan Allah yang selalu menyapa manusia melalui pengalaman hidup rutin sehari-hari dan lewat alam sekitar. Dengan demikian, setiap orang yang datang ke Rumah PSP Mater Sanctae Spei diharapkan dapat berelasi lebih dekat dengan Allah dan mengalami ketenangan lahir dan batin, untuk selanjutnya diwartakan dalam hidup sehari-hari.

Untuk mendukung tercapainya harapan-harapan itu, Rumah PSP Mater Sanctae Spei dilengkapi dengan layanan dan aneka fasilitas pendukung, antara lain:

1. Layanan Makan, Minum, dan Snack

Untuk mendukung aktivitas Anda di Rumah PSP Mater Sanctae Spei, kami menghidangkan makanan-makanan sehat dan sederhana yang diolah dari bahan-bahan yang dihasilkan para petani di Nilo dan sekitarnya.

Pada umumnya waktu untuk menikmati sajian makanan, minuman, dan snack adalah sebagai berikut:

  • Sarapan           : pkl. 07.00
  • Snack Pagi       : pkl. 10.00
  • Makan siang     : pkl. 12.30
  • Snack sore       : pkl. 16.00
  • Makan malam   : pkl. 19.30

 

2. Alat-alat pendukung di Aula

  • LCD dan Layar
  • Papan tulis whiteboard
  • Tape recorder dan VCD player
  • Sound system (power, mixer dan salon)
  • Keyboard (Yamaha PSR-S 920)
  • Gitar Akustik (Yamaha CX-40)

 

3. Perlengkapan Liturgi

  • Alkitab
  • Madah Bakti
  • Buku-buku perayaan ekaristi
  • Sarana-sarana perayaan ekaristi (hosti, anggur, dan parmenta)

 

4. Selain ruang meditasi dan kapel, Tempat Ziarah Maria Bunda Segala Bangsa, Stasi-stasi Jalan Salib sepanjang kampung Nilo, Bukit Kalvari juga dapat menjadi tempat untuk berdoa devosi dan bermeditasi.

 

5. Halaman luas

  • Halaman rumput yang luas dapat digunakan untuk aktivitas olah raga atau permainan-permainan reflektif di luar ruangan. Tersedia pula beberapa sarana sederhana dan konsep paket outbound bila retret dan pelatihan dibimbing oleh tim retret pasionis.
  • Di sekitar halaman rumput dan taman bunga tersedia beberapa tempat duduk yang tersebar di beberapa lokasi. Tempat itu rasanya cukup nyaman untuk berdiskusi atau sharing di alam terbuka.
  • Ada pula sebuah arena sederhana untuk kegiatan api unggun, patung kuda lambang kekuatan di bawah rindangnya pohon beringin menghiasi lokasi untuk outbound atau permainan reflektif di luar ruangan lainnya.

 

6. Halaman Parkir

Bagi Anda yang datang dengan bis umum atau mobil dan speda motor pribadi, tersedia tempat parkir sederhana di dalam kompleks Rumah retret, sehingga menambah rasa aman dan nyaman.

 

7. Sarana pendukung lain

  • Karpet untuk ruang pertemuan jika tidak menggunakan meja dan kursi
  • Kios rohani
  • Bis kayu Pasionis yang bisa disewa untuk jemput dan hantar peserta retret atau pelatihan. Biaya transportasi yang menggunakan jasa Bis kayu Pasionis akan dibicarakan ketika penanggung jawab kegiatan/pemesan datang ke Rumah PSP Mater Sanctae Spei atau menghubungi para Pater Pasionis melalui telephone.

Beberapa sarana pendukung dapat digunakan tanpa biaya tambahan. Bila ingin menggunakan, penanggung jawab acara dapat menghubungi para Pater dan Bruder pada saat mendaftar atau beberapa hari sebelum kegiatan berlangsung sehingga dapat disiapkan dengan baik.

Penggunaan komputer dan LCD Projector yang disiapkan sendiri oleh peserta retret/penanggung jawab acara tidak dikenakan biaya ekstra listrik. Keterangan lebih lanjut mengenai hal-hal ini dapat diperoleh dari para pater atau karyawan-karyawati di Rumah PSP Mater Sanctae Spei.

 

Informasi dan Administrasi

Tempat Strategis

Rumah PSP Mater Sanctae Spei terletak di kampung indah nan sejuk, Nilo, yang dikenal sebagai tempat wisata rohani (Patung Maria Bunda Segala Bangsa setinggi 27 meter, Jalan Salib sepanjang kampung Nilo berjarak 2 km dan Bukit Kalvari di mana terpancang sebuah Salib Kristus setinggi 14 meter), dan wisata sayur-sayuran dan buah-buahan serta tenunan dan kerajinan tangan warga khas Sikka. Dari Nilo kita bisa melihat pemandangan sebagian besar wilayah Kabupaten Sikka dengan lautan dan gunung-gunung yang indah.

 

 Administrasi

Jika Anda, bersama peserta didik atau bersama teman-teman sekerja dan sepelayanan, atau dengan saudara-saudari selingkungan, sekomunitas atau sekeluarga ingin berhenti sejenak dari kesibukan sehari-hari dengan penuh makna; Anda ingin jedah sementara waktu agar dapat kembali menyegarkan diri dari Sang Sumber Kehidupan, dan memperkokoh hidup spiritual dengan menimbah semangat Bunda Maria dan belajar dari sekolah salib, Rumah PSP Mater Sanctae Spei dapat menjadi oase yang tepat.

Dan jika Anda berminat memperoleh informasi atau memesan tempat di Rumah PSP Mater Sanctae Spei, jangan ragu untuk menghubungi kami dengan cara:

  1. Datang langsung ke Rumah PSP Mater Sanctae Spei
  2. Melalui telephone, surat atau email.

 

Adapun tata cara pemesanan Rumah PSP Mater Sanctae Spei adalah sebagai berikut:

  1. Pada saat memesan, pendaftar/penanggung jawab kegiatan wajib:
    • Mengisi lembar pemesanan secara lengkap dan menyerahkan kembali kepada petugas Rumah PSP Mater Sanctae Spei
    • Menyerahkan uang tanda memesan.
  2. Uang tanda memesan dapat diserahkan langsung atau ditransfer lewat bank.
  3. Uang tanda memesan diserahkan selambat-lambatnya 1 minggu sebelum hari pelaksanaan kegiatan.
  4. Uang tanda memesan tidak dapat diminta kembali apabila pemesanan dibatalkan secara sepihak oleh pemesan. Hal ini mengingat ada banyak pemesan lain yang tidak dapat diterima karena telah dipesan oleh pemesan terdahulu dan merupakan kerugian bagi pihak PSP.
    • Pendaftar/pemesan/penanggung jawab kegiatan wajib menyerahkan rencana jadwal kegiatan dan menginformasikan data peserta kepada petugas sekretariat selambat-lambatnya 3 hari sebelum kegiatan dilaksanakan. Setiap perubahan acara atau jumlah peserta harap segera diinformasikan kepada petugas sekretatriat.
    • Waktu check in adalah jam 15.00 dan waktu check out adalah 14.00.
    • Pembatalan sepihak oleh pemesan 3 sampai 7 hari sebelum hari pelaksanaan kegiatan, akan dikenakan biaya administrasi.

 

  1. Di luar ketentuan administratif di atas, pendaftar/pemesan/penanggung jawab kegiatan harus membicarakannya dengan petugas sekretariat/para Pater dan Bruder di Rumah PSP Mater Sanctae Spei.

 

Biaya Penginapan, Fasilitas dan Akomodasi

Biaya penginapan, fasilitas dan akomodasi dihitung 1 hari = 24 jam atau 3x makan dan 2x snack. Biaya retret diatur berbeda dengan biaya pelatihan, lokakarya atau saresehan. Hal ini dilakukan karena pertimbangan berkaitan dengan akomodasi, yang akan dijelaskan secara lebih detail oleh sekretariat Rumah PSP Mater Sanctae Spei saat penanggung jawab/pemesan datang ke Nilo. Pemesanan untuk kurang dari 24 jam akan dibicarakan secara khusus saat penanggung jawab acara/pemesan datang ke PSP atau menghubungi para Pater pasionis lewat telephone. 

 

"Kami mau melayani Anda dengan gembira hati,

Sehingga Anda dapat mengalami sukacita di dalam Tuhan."

Salam Passio!

“Semoga Sengsara Yesus Kristus Selalu Hidup di Hati Kita”

P.Avensius Rosis,CP

Ditahbiskan menjadi imam dalam Kongregasi Pasionis pada 18 Agustus 2009 di Gereja Katedral Jakarta. Februari 2016 - Juli 2017 berada di Melbourne, Australia. Sekarang bertugas mendampingi para Novis Pasionis di Biara Santo Gabriel dari Bunda Berdukacita, Batu, Malang. | Profil Selengkapnya

www.gemapasionis.org | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Leave a comment