P.Avensius Rosis,CP

P.Avensius Rosis,CP

Ditahbiskan menjadi imam dalam Kongregasi Pasionis pada 18 Agustus 2009 di Gereja Katedral Jakarta. Februari 2016 - Juli 2017 berada di Melbourne, Australia. Sekarang bertugas mendampingi para Novis Pasionis di Biara Santo Gabriel dari Bunda Berdukacita, Batu, Malang. | Profil Selengkapnya

Website URL: http://www.gemapasionis.org  

SYUKUR ATAS KASIH TUHAN

Rabu, 28 Agustus 2019 11:28

Menyaksikan semangat dan sukacita mereka dalam membantu dan melayani teman-teman lain di tengah keterbatasan, menginpirasi saya sebagai seorang Pasionis untuk dapat seperti mereka melakukan hal-hal yang berguna bagi orang lain sekalipun kecil dan benarlah bahwa “tidak semua gelap adalah gulita”

SYUKUR ATAS KASIH TUHAN

Rabu, 28 Agustus 2019 11:28

Menyaksikan semangat dan sukacita mereka dalam membantu dan melayani teman-teman lain di tengah keterbatasan, menginpirasi saya sebagai seorang Pasionis untuk dapat seperti mereka melakukan hal-hal yang berguna bagi orang lain sekalipun kecil dan benarlah bahwa “tidak semua gelap adalah gulita”

Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus

Minggu, 23 Jun 2019 18:57

“Kristus tidak punya tubuh di bumi selain tubuhmu, tidak punya tangan selain tanganmu, tidak punya kaki selain kakimu. Matamu adalah mata melalui mana cinta kasih Kristus bagi dunia terpancar; kakimu adalah kaki dengan mana Ia pergi untuk melalukan perbuatan-perbuatan baik; dan tanganmu adalah tangan dengan mana Ia memberkati kita sekarang.

“Kristus tidak punya tubuh di bumi selain tubuhmu, tidak punya tangan selain tanganmu, tidak punya kaki selain kakimu. Matamu adalah mata melalui mana cinta kasih Kristus bagi dunia terpancar; kakimu adalah kaki dengan mana Ia pergi untuk melalukan perbuatan-perbuatan baik; dan tanganmu adalah tangan dengan mana Ia memberkati kita sekarang.”

Perayaan kita hari ini adalah syukur untuk sebuah Kesetiaan. Kami menyadari bahwa hanya karena kebaikan dan kesetiaan Tuhanlah yang memungkinkan kita bisa melakukan segalanya secara baik dan setia dalam hidup dan panggilan kita.

Setia adalah Tentang Seni dan Kreatif

Jumat, 26 April 2019 23:12

Setia, bukanlah sebuah rangkaian kata yang tertulis di sepotong kertas. Setia, bukanlah suatu perasaan yang tersimpan di bilik hati manusia. Bukan pula suatu keyakinan yang didapat dari pengalaman orang bijak. Lalu apa sebenarnya setia itu? Apakah hanya sebuah kata-kata tanpa makna? Atau sekedar kata yang wajib diucapkan dalam sebuah hubungan? 

CINTA TUHAN YANG TAK BERKESUDAHAN

Rabu, 17 April 2019 08:09

Ada dua alasan yang membuat orang pergi dari rumah. Pertama, karena sayang dengan keadaan di rumah. Kedua, karena sayang yang telah berubah menjadi benci terhadap situasi di rumah.

MENGALAMI PASKAH HARI INI

Senin, 15 April 2019 14:19

Pengalaman Maria Magdalena – dan beberapa wanita lain: Maria ibu Yakobus dan Salome (Mrk. 16:1) – dan Murid yang dikasihi (Yohanes) dan Petrus mengenai tidak adanya jenazah Yesus di dalam kubur begitu menggemparkan dan menghebohkan mereka. Pengalaman itu dinamakan juga pengalaman menjumpai makam kosong atau pengalaman kebangkitan Yesus. Menyebutnya sebagai pengalaman kebangkitan Yesus perlu dijelaskan lebih lanjut di sini. Dalam arti asalinya, tak seorang pun yang secara langsung melihat atau mengalami proses kebangkitan Yesus. Ini adalah perkara iman! Penyimpulan iman rasuli yang biblis atau sesuai dengan isi Kitab Suci.

Refleksi Minggu Palma

Minggu, 14 April 2019 09:25

Pada hari Minggu Palma, liturgi memberikan pemandangan panorama dari misteri yang akan kita renungkan selama Pekan Suci atau Trihari suci, yakni penetapan ekaristi, penderitaan dan kematian Yesus, dan kebangkitan-Nya.

Kata-Kata Terakhir Yesus

Selasa, 09 April 2019 19:18

Ada tujuh kalimat yang diungkapkan Yesus pada saat-saat terakhir sebelum kematian-Nya di kayu salib. Ungkapan-ungkapan ini memberikan pandangan sekilas ke kedalaman penderitaan-Nya untuk menyelamatkan manusia. Tercatat dalam Injil antara waktu penyaliban dan kematian-Nya, kata-kata dari salib itu mengungkapkan keilahian-Nya serta kemanusiaan-Nya. Kami memberikan teks dan refleksi kecil atas ketujuh kalimat terakhir Kristus ini yang disajikan dalam urutan kronologis seperti yang digambarkan dalam Injil.

Kita Masih Bernilai

Sabtu, 06 April 2019 18:38

Injil hari ini mengisahkan kepada kita bahwa Yesus sedang mengajar di Bait Suci ketika orang-orang Farisi datang kepada-Nya, membawa seorang wanita yang telah ditangkap karena perzinahan. Mereka menempatkan wanita itu tepat di tengah-tengah kerumunan umat. Bayangkan bagaimana perasaan wanita itu. Apa emosi yang akan kita alami jika seseorang membawa kita ke tengah-tengah kerumunan orang dan kemudian mereka memberitahu semua orang tentang semua kesalahan yang telah kita lakukan? Saya berasumsi sebagian besar dari kita akan terhina, marah, dan takut.

Halaman 1 dari 19