P.Avensius Rosis,CP

P.Avensius Rosis,CP

Ditahbiskan menjadi imam dalam Kongregasi Pasionis pada 18 Agustus 2009 di Gereja Katedral Jakarta. Februari 2016 - Juli 2017 berada di Melbourne, Australia. Sekarang bertugas mendampingi para Novis Pasionis di Biara Santo Gabriel dari Bunda Berdukacita, Batu, Malang. | Profil Selengkapnya

Website URL: http://www.gemapasionis.org  

Kasih Sebagai Penggenapan Hukum Allah

Rabu, 27 Maret 2019 00:00

Para ahli Kitab Suci mengalami kesulitan untuk mendamaikan kata-kata Yesus ini dengan semangat pembebasan-Nya dalam banyak hal mengenai Sabat. Yesus tidak menolak Perjanjian Lama orang Yahudi, tetapi membawanya kembali ke dasarnya, yakni cinta akan Allah dan sesama.

Mengampuni Bersama Yesus

Selasa, 26 Maret 2019 06:43

Lebih mudah bagi kita untuk memaafkan orang lain jika luka atau hinaan itu kecil. Namun, ketika seseorang telah mengkhianati atau memfitnah kita, kita mungkin merasa lebih sulit untuk memaafkan individu tersebut. Ini bisa dimengerti karena kepercayaan kita telah dikhianati.

Kita Bhineka, Kita Pasionis

Senin, 25 Maret 2019 19:54

Kala malam gelap gulita dan kesepian melanda dunia, bayangkan betapa pekatnya kehidupan. Ketika bintang-bintang bermuculan dan langit biru menghadirkan keteduhan, alam tidak saja sedang melukiskan keindahan, tetapi juga mengukir kesempurnaan. Bagi siapanpun yang dibekali kepekaan dan hati jernih, malam bertabur bintang serupa dengan piano tua penuh makna yang terbuka. Ia rindu untuk dimainkan. Bintang-bintang dan rembulan adalah simbol kelembutan. Ketika keduanya berpelukan mesra, cahaya terang kesejukan terpancar bagi dunia.

Untuk-Mu Aku Bernyanyi

Senin, 25 Maret 2019 10:00

Ketika aku melihat-Mu, terpaku tak berdaya di kayu salib,

aku dihadapkan pada kejahatan dari dosa-dosaku.

Balada Getsemani

Minggu, 24 Maret 2019 22:41

Di Getsemani ....... tinggal dihibur siulan pilu,

jangkrik-jangkrik di rumput basah.

Rela Berbagi Berkat

Minggu, 24 Maret 2019 22:14

Injil hari ini adalah kisah tentang Lazarus dan orang kaya. Ini adalah salah satu kisah dalam Kitab Suci yang sangat terkenal dan akrab dengan kehidupan kita.

Taat Pada Perintah Tuhan

Minggu, 24 Maret 2019 21:58

Hari ini kita merayakan Hari Raya St. Yusuf. Perayaan ini adalah tentang seorang pria yang memiliki kedalaman iman dan kepercayaan pada Tuhan yang mungkin tidak pernah dimiliki oleh kebanyakan dari kita.

Kemuliaan Tuhan

Minggu, 17 Maret 2019 16:45

Laporan Transfigurasi Yesus ditemukan dalam masing-masing Injil Sinoptik (Matius, Markus, dan Lukas). Konteks untuk cerita Transfigurasi Lukas mirip dengan yang ditemukan dalam Matius dan Markus. Transfigurasi terjadi setelah pengakuan Petrus bahwa Yesus adalah Mesias (Lukas 9:18-21) dan ramalan Yesus tentang penderitaan-Nya (Lukas 9: 22-27). Setelah ramalan itu ada diskusi tentang harga pemuridan di masing-masing Injil ini. Penempatan cerita Transfigurasi yang dekat dengan pengakuan Petrus dan ramalan Yesus tentang penderitaan-Nya mendorong kita untuk merefleksikan Transfigurasi dalam konteks yang lebih besar dari Misteri Paskah.

Bergantung Pada Tuhan

Sabtu, 09 Maret 2019 22:33

Setiap godaan yang Yesus hadapi menawarkan wawasan tentang spiritualitas yang kita harap dapat dikembangkan ketika kita menjalani empat puluh hari Masa Puasa. Kita dapat mempercayai Tuhan untuk memenuhi kebutuhan materi kita. Kita menyembah Tuhan karena hanya Tuhan yang berkuasa atas kita dan dunia kita. Kita mempercayai Tuhan untuk setia pada janji-janji-Nya. Penolakan Yesus terhadap godaan iblis menunjukkan bahwa Ia tidak akan menguji Allah. Mendasarkan diri pada Firman dan otoritas Kitab Suci, Yesus menegur iblis dengan keyakinan-Nya pada perlindungan dan kesetiaan Allah.

"Keluarlah dan berdiri di atas gunung itu di hadapan TUHAN! Maka TUHAN lalu! Angin besar dan kuat, yang membelah gunung-gunung dan memecahkan bukit-bukit batu, mendahului TUHAN. Tetapi tidak ada TUHAN dalam angin itu. Dan sesudah angin itu datanglah gempa. Tetapi tidak ada TUHAN dalam gempa itu. Dan sesudah gempa itu datanglah api. Tetapi tidak ada TUHAN dalam api itu. Dan sesudah api itu datanglah bunyi angin sepoi-sepoi basa. Segera sesudah Elia mendengarnya, ia menyelubungi mukanya dengan jubahnya, lalu pergi ke luar dan berdiri di pintu gua itu. Maka datanglah suara kepadanya. "

Halaman 4 dari 21