MINGGU PRAPASKAH III

Author Fr. Patris Yotri, CP | Sabtu, 06 Maret 2021 13:33 | Dibaca : : 129
MINGGU PRAPASKAH III

RENUNGAN

Bapak /ibu saudara/saudari yang terkasih dalam Kristus.

Pada hari Minggu ketiga masa Prapaskah ini  diundang oleh bacaan-bacaan suci untuk setia dan taat kepada kehendak Allah, mencintai Kristus tersalib sebagai tanda cinta kasih Allah yang paling agung, dan untuk memelihara kemurnian hidup rohani kita.

Bacaan pertama mengisahkan tentang Allah yang memberikan sepuluh firman dengan perantaraan Musa untuk diwartakan kepada Umat Israel. Allah memberikan hukum-hukum itu sebagai pedoman hidup bagi bangsa Israel. Pedoman hidup yang menjadi patokan, pegangan, bahkan rambu-rambu untuk membangun relasi manusia dengan Allah, dan relasi manusia dengan sesama.  Kesetiaan dalam menjalankan firman itu memungkinkan umat Allah dapat hidup dengan baik, aman dan damai.

Bapa/ibu/saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus Tersalib

Bacaan kedua mengajak kita untuk mencintai salib Kristus, sebagai bukti karya kasih Allah yang terbesar kepada umat manusia. Kita diundang untuk menjadi pribadi yang rendah hati dan bijaksana agar dapat melihat misteri kasih Allah melalui peristiwa salib. Orang-orang Yahudi dan Yunani melihat salib sebagai batu sandungan dan kebodohan, sebab mereka melihat hanya dengan mata manusiawi dalam kesombongan. Sedangkan kita melihat peristiwa salib sebagai kebijaksanaan Allah yang menginginkan keselamatan umat-Nya.  

Saudara-saudara yang terkasih dalam Kristus Tersalib

Kesetiaan untuk melaksanakan firman Allah dan kerendahan hati untuk memandang salib sebagai karya kasih Allah, menghantar kita kepada pesan Injil hari ini, yakni agar kita memelihara kemurnian hati kita di hadapan Tuhan, dan menjadikan diri kita sebagai bait Allah yang hidup. Menjadi bait Allah yang hidup berarti kita setia melaksanakan perintah-Nya, mencintai salib dan memelihara kemurnian hati. Tindakan Yesus mengusir para pedagang dan penukar uang dari Bait Allah di Yerusalem mengajak kita untuk membangun hidup rohani kita secara benar, menempatkan dan menggunakan hal-hal material bijak, dan membangun sikap tobat dengan mengusir jauh dari dalam diri kita perbuatan-perbuatan yang mengotori diri kita sebagai bait Allah yang hidup.

Yesus lebih lanjut mengundang kita untuk merombak diri dengan membangun sikap tobat. Sikap tobat yang kita bangun atas diri kita akan disempurnakan oleh salib Kristus, yang adalah tanda teragung karya kasih Allah bagi umat-Nya. Yesus adalah Sang Putra yang menjelma di dalam daging dan rela menderita demi menebus dosa manusia. Ia adalah Allah dan Dia berkuasa atas maut sehingga maut pun tak mampu memenjarakan tubuh-Nya. Ia menjanjikan kehidupan yang baru, kehidupan yang dibangun atas dasar cinta-Nya kepada umat manusia.

 

Bapak/Ibu, saudara/saudari yang terkasih dalam Kristus

Hari ini kita diajak untuk merefleksikan perjalanan hidup kita dan membangun tekad untuk memulai kehidupan baru yang lebih baik. Marilah kita membangun kesetiaan untuk menaati perintah Allah yang telah diberikan kepada Kita dengan penuh iman dan keyakinan.  akan Kristus agar hidup kita memperoleh kesucian. Marilah kita menghargai pengorbanan Kristus di salib, yang telah menjadi jalan keselamatan kita. Marilah kita memelihara kemurnian hati dan hidup kita dan membiarkan Tuhan merombak dan membangun kehidupan baru bagi diri kita. Dengan demikian, Allah dapat menjadikan hati dan diri kita sebagai tempat untuk-Nya bersemayam. Dengan diam di dalam hati kita, Allah akan memperbaharui hidup kita dengan membersihkan kita dari kesombongan, keserakahan, kemunafikan, kemalasan, kerakusan, dan perbuatan-perbuatan lainnya yang tidak berkenan kepada-Nya.

Saudara-saudara terkasih dalam Kristus Tersalib

Semoga di masa ret-ret agung ini, kita mampu menjaga tutur kata serta tindakan kita agar kita tak jatuh dalam godaan yang menyesatkan sehingga bait suci Allah di dalam diri kita tetap terjaga dan bersih adanya. Semoga kesetiaan kita untuk melaksanakan firman Allah, kecintaan kita kepada Kristus tersalib dan kesungguhan kita dalam memelihara kemurnian hidup terus bertumbuh, berkembang dan berbuah dalam kehidupan kita di setiap hari.

Salam Passio!

“SEMOGA SENGSARA YESUS SELALU HIDUP DI HATI KITA”

 

Video: https://www.youtube.com/watch?v=yrXgm-l1I2M 

 

Leave a comment