Karena salib adalah tanda kemenangan dan Kitab Suci mengatakan dengan jelas tentang hal itu, maka kita harus BERBANGGA pada salib Tuhan serta TIDAK MERASA RUGI, GALAU atau MERASA SIA-SIA apalagi menjadi MALU untuk setia sebagai murid Kristus. Rasul Paulus meneguhkan kita dengan kata-katanya agar kita berbangga pada salib Kristus yang menyelamatkan kita: “Kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan, tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik Yahudi maupun bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah” (1 Kor 23-24).
Published in Spiritualitas
Senin, 08 Februari 2021 22:53

Gallery Lencana Kongregasi Pasionis

Gallery Foto lencana Kongregasi Pasionis ini dibuat untuk berbagai keperluan, seperti dekorasi, presentasi dan lain-lain.
Published in Varia

Kami memberikan Logo Yubileum ke-300 Tahun Kongregasi Pasionis yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan terkait dengan perayaan syukur ini. Ada berbagai model yang kami buat untuk dapat menjadi alternatif pemilihan yang sesuai dengan kebutuhan. Model-model tersebut tetap bersumber pada logo Yubilium ke-300 Kongregasi Pasionis versi asli.

Peringatan 300 tahun pendirian Kongregasi Pasionis adalah kesempatan untuk merenungkan dasar-dasar spiritualitas kita dan komitmen kita terhadap misi. Karena alasan ini, kita bersyukur atas Karisma Pendiri kita, Santo Paulus dari Salib, yang kepadanya Allah telah mempercayakan karya khusus di dalam Gereja-Nya.

Selasa, 09 Jun 2020 11:06

Panggilan untuk Menjadi Nabi

Kita bisa menjadi nabi dalam hal-hal kecil di kehidupan kita sehari-hari. Paus Fransiskus berkata bahwa Allah memanggil semua orang Kristen untuk menjadi kudus - artinya, menjadi manusia sejati, yang berdoa dan menunjukkan perhatian penuh kasih kepada sesama. Kita semua dipanggil untuk menjadi kudus dengan menjalani hidup kita dengan cinta dan memberikan kesaksian setiap saat.

Rabu, 03 Jun 2020 20:07

Memperbaharui Misi Kita: Syukur

Kesadaran sepenuh hati untuk bersyukur atas kasih Kristus yang menyelamatkan, yang dinyatakan dalam Sengsara-Nya, demi penebusan dunia, benar-benar mendorong kita untuk memberitakan Injil Sengsara sebagai kabar gembira dan undangan untuk bersyukur.

Merenungkan tema Yubileum: Memperbarui Misi Kita: Syukur, Nubuat, Harapan, saya mendorong semua anggota Kongregasi untuk secara aktif memotivasi anggota keluarga Pasionis untuk: Dengan rendah hati mengenang masa lalu dengan penuh syukur kepada Allah Yang Maha kasih dan Penyayang yang telah memberkati kita (syukur); membaca tanda-tanda zaman dan menemukan cara-cara baru untuk evangelisasi yang berpusat pada Sengsara Yesus Kristus (nubuat) dan memukan rencana dan janji Allah untuk masa depan yang lebih bermakna (harapan).

Dari kenangan yang penuh syukur atas masa lalu kepada memelihara cinta dengan penuh semangat bagi Kongregasi kami ... Dari memandang Kristus di Kayu Salib, kepada melihat Kristus di dalam salib ... Dari sekadar optimisme, kepada kepercayaan penuh akan janji Tuhan...

Kita sedang merayakan peringatan 300 tahun berdirinya Kongregasi Pasionis. St. Paulus dari Salib, menulis Regula pertama dari Kongregasi Pasionis selama 40 hari retretnya pada tahun 1720. Tema Tahun Yubelium adalah "Memperbarui Misi Kita."

Allah begitu mengasihi dunia sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya padan-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. (Yoh. 3: 16-17)

Halaman 1 dari 2