
P.Avensius Rosis,CP
Ditahbiskan menjadi imam dalam Kongregasi Pasionis pada 18 Agustus 2009 di Gereja Katedral Jakarta. Februari 2016 - Juli 2017 berada di Melbourne, Australia. Sekarang bertugas mendampingi para Novis Pasionis di Biara Santo Gabriel dari Bunda Berdukacita, Batu, Malang. | Profil Selengkapnya
MENGALAMI PASKAH HARI INI
Senin, 15 April 2019 14:19Pengalaman Maria Magdalena – dan beberapa wanita lain: Maria ibu Yakobus dan Salome (Mrk. 16:1) – dan Murid yang dikasihi (Yohanes) dan Petrus mengenai tidak adanya jenazah Yesus di dalam kubur begitu menggemparkan dan menghebohkan mereka. Pengalaman itu dinamakan juga pengalaman menjumpai makam kosong atau pengalaman kebangkitan Yesus. Menyebutnya sebagai pengalaman kebangkitan Yesus perlu dijelaskan lebih lanjut di sini. Dalam arti asalinya, tak seorang pun yang secara langsung melihat atau mengalami proses kebangkitan Yesus. Ini adalah perkara iman! Penyimpulan iman rasuli yang biblis atau sesuai dengan isi Kitab Suci.
Refleksi Minggu Palma
Minggu, 14 April 2019 09:25Pada hari Minggu Palma, liturgi memberikan pemandangan panorama dari misteri yang akan kita renungkan selama Pekan Suci atau Trihari suci, yakni penetapan ekaristi, penderitaan dan kematian Yesus, dan kebangkitan-Nya.
Kata-Kata Terakhir Yesus
Selasa, 09 April 2019 19:18Ada tujuh kalimat yang diungkapkan Yesus pada saat-saat terakhir sebelum kematian-Nya di kayu salib. Ungkapan-ungkapan ini memberikan pandangan sekilas ke kedalaman penderitaan-Nya untuk menyelamatkan manusia. Tercatat dalam Injil antara waktu penyaliban dan kematian-Nya, kata-kata dari salib itu mengungkapkan keilahian-Nya serta kemanusiaan-Nya. Kami memberikan teks dan refleksi kecil atas ketujuh kalimat terakhir Kristus ini yang disajikan dalam urutan kronologis seperti yang digambarkan dalam Injil.
Kita Masih Bernilai
Sabtu, 06 April 2019 18:38Injil hari ini mengisahkan kepada kita bahwa Yesus sedang mengajar di Bait Suci ketika orang-orang Farisi datang kepada-Nya, membawa seorang wanita yang telah ditangkap karena perzinahan. Mereka menempatkan wanita itu tepat di tengah-tengah kerumunan umat. Bayangkan bagaimana perasaan wanita itu. Apa emosi yang akan kita alami jika seseorang membawa kita ke tengah-tengah kerumunan orang dan kemudian mereka memberitahu semua orang tentang semua kesalahan yang telah kita lakukan? Saya berasumsi sebagian besar dari kita akan terhina, marah, dan takut.
Sukacita Setelah Penantian Panjang
Minggu, 31 Maret 2019 09:38Perumpamaan tentang anak yang hilang mengungkapkan bahwa Tuhan adalah Bapa yang penuh kasih. Tuhan adalah Bapa yang percaya pada penyucian bukan pengecualian; yang memahami yang hilang, yang terakhir dan yang tidak berdaya; yang sangat tergila-gila pada orang-orang yang tidak sempurna, sehingga Dia terus berusaha untuk merangkul mereka ke dalam pelukan cinta-Nya. Karena itu, tokoh utama atau pahlawan dalam kisah ini bukan anak laki-laki yang hilang atau kakaknya, tetapi ayah yang tidak pernah berhenti mencintai anak-anaknya.
Cinta dan Pelukan Kebapaan
Sabtu, 30 Maret 2019 22:25Kita dapat membayangkan tentang kondisi anak bungsu yang telah sekian lama bekerja dan tidur di kandang babi di sebuah tempat terpencil. Tentunya sangat kusut, lusuh, bau dan kotor. Kita dapat membayangkan juga bahwa ayah anak itu telah mencium bau tidak sedap anaknya dari kejauhan. Namun, kita menyaksikan kenyataan yang luar biasa mengesankan, ayah itu tidak peduli dengan semuanya itu.
Cinta dan Pengorbanan
Sabtu, 30 Maret 2019 22:16Ketika ayah itu melihat anak laki-lakinya, ia merasakan belas kasihan yang mendalam. Apa yang ia lakukan? Kitab Suci mengatakan bahwa ayah itu berlari mendapatkan anaknya.
Tuhan, Kasihanilah Aku
Sabtu, 30 Maret 2019 08:19Injil Lukas 18:9-14 menyampaikan kepada kita bahwa Yesus menyampaikan perumpamaan "kepada mereka yang yakin akan kebenaran mereka sendiri atau yang menganggap dirinya benar" dan juga “yang memandang rendah semua orang lain”. Yesus memulai perumpamaan dengan kata-kata: “Ada dua orang pergi ke Bait Suci untuk berdoa; yang satu orang Farisi dan yang lain pemungut cukai. ”
Yang Utama dalam Hidup
Jumat, 29 Maret 2019 07:09
Hari ini seorang ahli Taurat mendekati Yesus dan bertanya kepada-Nya, “Perintah manakah yang paling utama? Jawab Yesus: “Tuhan, Allah kita, adalah Tuhan yang esa” dan kita harus “mengasihi Tuhan, Allah kita dengan segenap hati, jiwa, pikiran, dan kekuatan kita. "Yesus melanjutkan dengan mengatakan,"Perintah yang kedua adalah: Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri. "
Memahami Pekerjaan Tuhan
Kamis, 28 Maret 2019 08:03Yesus melakukan pekerjaan baik yakni menyembuhkan seorang bisu. Namun, orang-orang di sekitar-Nya tidak menyadari kebaikan-Nya. Mereka bahkan berpikir bahwa ada kekuatan kejahatan yang sedang bekerja di dalam diri Yesus. Pikiran mereka dibentuk oleh perasaan mereka sendiri, dan bukan dari apa yang sesungguhnya terjadi di sekitar mereka.